budidaya ikan nila di kolam beton tanpa aerator

Dalamjangka panjang, kolam beton dapat digunakan kembali untuk budidaya selanjutnya dengan perawatan yang tepat. 4. Kualitas yang Lebih Baik. Budidaya ikan nila di kolam beton dapat menghasilkan ikan nila dengan kualitas yang lebih baik, baik dari segi ukuran, warna, maupun rasa. Hal ini dapat mempengaruhi harga jual ikan yang lebih tinggi. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa risiko pada tahap budidaya ikan nila di Desa Paraikatte Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa dengan tingkat risiko sebesar 36,3%, Sedangkan pada tahapan pemasaran tingkat risiko sebesar 63.7%. Kata Kunci : Risiko,Budidaya,Pemasaran,Ikan Nila untukusaha budidaya ikan komet di kolam beton dengan sistem chamber memerlukan waktu selama 2 Tahun 77 hari. - Untuk B/C ratio,dari usaha budidaya ikan komet pada kolam permanen dengan sistem chamber mendapatkan 2,46 Artinya, layak untuk dikembangkan karena B/C ratio lebih besar dari 1. DAFTAR PUSTAKA . Ardi. 2008. Theobjectives of the research were to know the production of hatchery, survival rate and growth rate of fry. Floating nets were made for plastics hapa (2 mm mesh size) with 3 different size (5 m 2, 10 m 2, and 15 m 2).The larvae were stocked in different hapa nursery size ( 1 m 3, 2 m 3, 3 m 3) at the rate of 1000 larvae/m 3 of water. The fry produced from the first nursery were subsequently perairandi dunia. Nila merah berasal dari hasilperkawinan silang antara Oreochromis niloticus dengan Oreochromis hornorum. Keistimewaan ikan nila merah yaitu budidayanya tidak sulit, dapat dipelihara di kolam,sawah, tambak dan jala apung atau keramba. Pemeliharaan monokultur ikan nila jantan lebih Vay Tiền Home Credit Online Có An Toàn Không.

budidaya ikan nila di kolam beton tanpa aerator